<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Me Today</title>
	<atom:link href="http://rippleworld.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rippleworld.wordpress.com</link>
	<description>my way to share my mind</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Mar 2010 12:49:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rippleworld.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Me Today</title>
		<link>http://rippleworld.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rippleworld.wordpress.com/osd.xml" title="Me Today" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rippleworld.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Tujuan Amandemen UUD 1945</title>
		<link>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/tujuan-amandemen-uud-1945/</link>
		<comments>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/tujuan-amandemen-uud-1945/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 12:49:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursaidatunnisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Handwriting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rippleworld.wordpress.com/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Amandemen diartikan oleh beberapa ahli sebagai berikut : 1. Secara estimologis, amandemen berasal dari Bahasa Inggris: to amend diartikan sebagai to make better, to remove the faults. Selanjutnya amandement diartikan sebagai a change for the better; a correction of error, faults etc. 2. Dalam istilah pengertian ketatanegaraan (US Convention) amendment adalah an addition to, or [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=19&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Amandemen diartikan oleh beberapa ahli sebagai berikut :</p>
<p>1. Secara estimologis, amandemen berasal dari Bahasa Inggris: to amend diartikan sebagai to make better, to remove the faults. Selanjutnya amandement diartikan sebagai a change for the better; a correction of error, faults etc.</p>
<p>2. Dalam istilah pengertian ketatanegaraan (US Convention) amendment adalah an addition to, or a change of a constitution or an organic act which is a pendent to the document rather than intercalated in the text (Smith and Zurcher 1966:14).</p>
<p>3. Menurut Sujatmiko, amandemen yang pokok itu tidak serampangan dan merupakan hal yang serius. Konstitusi itu merupakan aturan tertinggi bernegara. Beliau berpendapat bahwa konstitusi di negara kita belum sepenuhnya sempurna. Jika ingin menyempurnakan konstitusi satu-satunya pilihan ialah amandemen.</p>
<p>Dari beberapa referensi di atas amandemen haruslah difahami sebagai penambahan, atau perubahan pada sebuah konstitusi yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari naskah aslinya, dan diletakkan pada dokumen yang bersangkutan. Pemahaman lebih lanjut adalah amandemen bukan sekedar menyisipkan kata-kata atau perihal baru dalam teks. Di sisi lain, amandemen bukan pula penggantian. Mengganti berarti melakukan perubahan total dengan merumuskan konstitusi baru mencakup hal-hal mendasar seperti mengganti bentuk negara, dasar negara, maupun bentuk pemerintahan. Dalam amandemen UUD 1945 kiranya jelas bahwa tidak ada maksud-maksud mengganti dasar negara Pancasila, bentuk negara kesatuan, maupun bentuk pemerintahan presidensiil. Salah satu bentuk komitmen untuk tidak melakukan perubahan terhadap hal-hal mendasar di atas adalah kesepakatan untuk tidak melakukan perubahan atas Preambul/Pembukaan UUD 1945. Dari penjelasan tersebut jelas bahwa yang harus mendasari Amandemen UUD 1945 adalah semangat menyempurnakan, memperjelas, memperbaiki kesalahan, dan melakukan koreksi terhadap pasal-pasal yang ada, tanpa harus melakukan perubahan terhadap hal-hal yang mendasar dalam UUD 1945 itu sendiri.</p>
<p><span id="more-19"></span></p>
<p>Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa tujuan dari amandemen UUD 1945 ialah untuk menyempurnakan UUD yang sudah ada agar tetap sesuai dengan perkembangan zaman. Adapun amandemen yang dilakukan bertujuan untuk membawa bangsa ini menuju perubahan yang lebih baik di berbagai bidang dengan senantiasa selalu memperhatikan kepentingan rakyat.<sup>1 </sup></p>
<p>Tujuan amandemen UUD 1945 menurut Husnie Thamrien, wakil ketua MPR dari F-PP, adalah :</p>
<ol>
<li>untuk menyempurnakan aturan dasar mengenai tatanan negara agar dapat lebih mantap dalam mencapai tujuan nasional serta menyempurnakan aturan dasar mengenai jaminan dan pelaksanaan kekuatan rakyat,</li>
<li>memperluas partisipasi rakyat agar sesuai dengan perkembangan paham demokrasi,</li>
<li>menyempurnakan aturan dasar mengenai jaminan dan perlindungan hak agar sesuai dengan perkembangan HAM dan peradaban umat manusia yang menjadi syarat negara hukum,</li>
<li>menyempurnakan aturan dasar penyelenggaraan negara secara demokratis dan modern melalui pembagian kekuasan secara tegas sistem check and balances yang lebih ketat dan transparan dan pembentukan lembaga-lembaga negara yang baru untuk mengakomodasi perkembangan kebutuhan bangsa dan tantangan jaman,</li>
<li>menyempurnakan aturan dasar mengenai jaminan konstitusional dan kewajiban negara memwujudkan kesejahteraan sosial mencerdaskan kehidupan bangsa, menegakkan etika dan moral serta solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan dalam perjuangan mewujudkan negara kesejahteraan,</li>
<li>melengkapi aturan dasar dalam penyelenggaraan negara yang sangat penting bagi eksistensi negara dan perjuangan negara mewujudkan demokrasi,</li>
<li>menyempurnakan aturan dasar mengenai kehidupan bernegara dan berbangsa sesuai dengan perkembangan aspirasi kebutuhan dan kepentingan bangsa dan negara Indonesia ini sekaligus mengakomodasi kecenderungannya untuk kurun waktu yang akan datang.<sup>2</sup></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rippleworld.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rippleworld.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rippleworld.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rippleworld.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rippleworld.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rippleworld.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rippleworld.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rippleworld.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rippleworld.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rippleworld.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rippleworld.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rippleworld.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rippleworld.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rippleworld.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=19&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/tujuan-amandemen-uud-1945/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e8af1f1ccab8a381ff0317ee231a749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nisa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Jejaring Sosial</title>
		<link>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/pengaruh-jejaring-sosial/</link>
		<comments>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/pengaruh-jejaring-sosial/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 12:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursaidatunnisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Handwriting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rippleworld.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Ada fenomena menarik terutama di kalangan remaja beberapa tahun terakhir yaitu hadirnya berbagai situs jejaring sosial. Sebut saja facebook, twitter, friendster, myspace, plurk, tumblr, dsb adalah beberapa dari sekian nama jejaring sosial yang kini digandrungi masyarakat, terutama kaum muda. Kita akan mudah menjumpai kalangan muda duduk manis di depan komputer yang terhubung dengan koneksi internet, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=17&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada fenomena menarik terutama di kalangan remaja beberapa tahun terakhir yaitu hadirnya berbagai situs jejaring sosial. Sebut saja facebook, twitter, friendster, myspace, plurk, tumblr, dsb adalah beberapa dari sekian nama jejaring sosial yang kini digandrungi masyarakat, terutama kaum muda. Kita akan mudah menjumpai kalangan muda duduk manis di depan komputer yang terhubung dengan koneksi internet, baik di rumah, di warnet, bahkan di sekolah. Jejaring sosial seperti wabah yang mendunia. Dengan mengikuti jejaring sosial mereka merasa diakui karena kurangnya pengakuan di dunia nyata, dapat bebas berpendapat yang ditunjukkan dengan beragam komen pada status seseorang, dapat bebas berekspresi atau bernarsis ria. Namun apakah yang dimaksud dengan jejaring sosial itu sendiri?</p>
<p>Wikipedia menjelaskan bahwa jejaring sosial adalah suatu struktur sosial yang dibentuk dari simpul-simpul (yang umumnya adalah individu atau organisasi) yang diikat dengan satu atau lebih tipe relasi spesifik seperti nilai , visi, ide, teman, keturunan, dll. Prof. J.A Barnes (1954) menyebutkan bahwa jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen-elemen individual atau organisasi. Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga. Jejaring sosial telah memberi pengaruh yang sangat besar bagi aktivitas remaja saat ini. Apa sajakah pengaruhnya?<span id="more-17"></span><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--><!--more--></p>
<p>Segala sesuatu pastinya selalu memiliki manfaat dan dampak bagi penggunanya. Termasuk bergabung dengan suatu jejaring sosial. Berikut adalah manfaat bergabung dengan jejaring sosial :</p>
<ol>
<li>Komunikasi dapat terjalin secara lebih efisien waktu, tenaga, dan biaya. Suatu informasi massal yang harus disampaikan segera sementara kita tidak dapat menemui penerima informasi satu persatu dapat disampaikan dengan menulis status atau message melaui jejaring sosial sehingga informasi tersebut dapat diterima segera</li>
<li>Sarana silaturahmi. Melalui jejaring sosial kita dapat mengetahui dan memberi kabar kepada sanak saudara dan teman-teman yang sulit ditemui melalui status kita. Bahkan banyak orang melalui jejaring sosial “menemukan” kawan lamanya</li>
</ol>
<p>Namun kita juga harus memperhatikan beberapa dampak dari berbagai aspek yaitu sbb :</p>
<ol>
<li>Kecanduan. Ada beberapa ciri yang nyata atas adiksi terhadap jejaring sosial yaitu, penggunaan yang berlebihan, kegelisahan ketika tidak mengakses internet dalam interval waktu tertentu, peningkatan toleransi terhadap adiksi internet itu sendiri, dan isolasi sosial. Dewasa ini, tak sedikit orang-orang yang sejak bangun tidur, langsung membuka jejaring sosial. Ketika tiba di kampus atau kantor, lalu membuka lagi hingga waktu pulang tiba dan kembali diteruskan di rumah. Sesekali, aktivitas itu masih diselingi pula dengan mengecek lewat handphone atau smartphone yang kini marak, sekadar untuk melirik pesan dan komentar baru yang masuk, dan begitu seterusnya setiap hari.</li>
<li>Anti Sosial. Dampak inilah yang menjadi klimaks yang harus diperhatikan. Jika kita merupakan seorang pecandu berat seperti yang telah dijelaskan, mungkin saja kita akan duduk berjam-jam hanya untuk mengomentari teman kita lewat layar komputer dibandingkan dengan bertemu langsung dan duduk bersama. Pada akhirnya titik fokus kita teralihkan pada hal-hal yang semestinya bersifat minor</li>
<li>Mengurangi kepedulian dan meningkatkan individualisme. Dengan memiliki jejaring sosial, kita merasa dituntut untuk berlama-lama mengaksesnya. Kita akan sibuk untuk mencari teman ataupun mengomentari status mereka. Kita akan lebih mengenal orang-orang di ujung dunia dibandingkan dengan tetangga sendiri</li>
<li>Menurunnya kinerja atau etos kerja. Salah satu survei yang dilakukan oleh Ohio University , menyebutkan bahwa mahasiswa yang kerap menggunakan Facebook ternyata menjadi malas dan bodoh. Menurut studi yang mengambil sampel 219 mahasiswa Ohio State University tersebut, semakin sering mahasiswa menggunakan jejaring sosial, semakin sedikit waktu mahasiswa belajar dan semakin buruklah nilai-nilai mata pelajaran mahasiswa. Sadar tak sadar, menurut Dede Mulkam, Dosen Fikom Unpad, pelajar dan mahasiswa tersebut kemudian lupa waktu belajar, padahal mungkin besoknya ada ujian.</li>
</ol>
<p>Hadirnya jejaring sosial merupakan salah satu kemajuan teknologi yang patut disyukuri. Memberi banyak manfaat meski menimbulkan dampak dibalik penggunaannya. Jika suatu hal memiliki dampak, bukan berarti kita harus men-judge hal tersebut sebagai sesuatu yang katakanlah menurut MUI, haram. Bergabung dengan jejaring sosial merupakan salah satu langkah kita mengikuti perkembangan teknologi. Karena untuk mengambil manfaat suatu hal, mau tidak mau kita harus menerima dampaknya. Layaknya madu dari sarang lebah. Untuk mengambil madu tentunya kita memiliki resiko disengat, namun kita mengantisipasinya dengan berhati-hati dan mengenakan baju pelindung. Begitu pula dengan penggunaan jejaring sosial. Semuanya tergantung pada niat kita menggunakannya.</p>
<p>Dari pemaparan di atas, sangatlah jelas bahwa jejaring sosial memberi manfaat yang sangat besar.</p>
<p>Kita bisa melihat dunia dengan satu kotak komputer. Mengenal manusia, teknologi, kebudayaan, ilmu pengetahuan, informasi. Sebaiknya kalau kita tidak bisa memilah kemudahan yang ditawarkan oleh jejaring sosial kita bisa terjerumus ke dalam kehidupan yang sangat merugikan. Itulah jejaring sosial. Semua kembali pada pilihan kita untuk mengambil manfaatnya atau terjerumus ke dalam kerugian</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rippleworld.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rippleworld.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rippleworld.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rippleworld.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rippleworld.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rippleworld.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rippleworld.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rippleworld.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rippleworld.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rippleworld.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rippleworld.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rippleworld.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rippleworld.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rippleworld.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=17&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/pengaruh-jejaring-sosial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e8af1f1ccab8a381ff0317ee231a749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nisa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sapporo Snow Festival</title>
		<link>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/sapporo-snow-festival/</link>
		<comments>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/sapporo-snow-festival/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 12:42:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursaidatunnisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Handwriting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rippleworld.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Sapporo Snow Festival which held at first week of February since 1950 in Japan is one of Japan&#8217;s largest and most distinctive winter events ‘cause in that festival more than two millions domestic and international tourist can see hundreds of snow statues, ice sculptures and miniature of famous building at Odori Park, Susukino, Satoland site. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=15&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sapporo Snow Festival which held at first week of February since 1950 in Japan is one of Japan&#8217;s largest and most distinctive winter events ‘cause in that festival more than two millions domestic and international tourist can see hundreds of snow statues, ice sculptures and miniature of famous building at Odori Park, Susukino, Satoland site. This festival with started from high school student’s initiative last 61 years, now grow as a international phenomenon rivaled only with Harbin Ice and Snow Festival and Quebec Winter Carnival!  The subject of the statues varies and often features an event, famous building or person from the previous year. At the Satoland site, visitors can enjoy long snow and ice slides as well as a huge maze made of snow. At the Odori Park and Satoland sites visitors can also enjoy a variety of regional foods from all over <a title="Hokkaidō" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Hokkaid%C5%8D">Hokkaidō</a>, such as fresh seafood, potatoes and corn, and fresh dairy products. The festival lit up daily until 10.00 pm<span id="more-15"></span></p>
<p>The Odori Site exhibits more than one hundred smaller snow and ice statues and hosts several concerts and events, many of which use the sculptures as their stage. A great view over Odori Park can be enjoyed from the Sapporo TV Tower, which stands at the eastern end of the park and is opened from 9:00 to 22:30 during the festival (from 8:30 on the weekend). Admission to the top observatory deck costs 700 Yen per adult.</p>
<p>The events in Susukino Site is Opening Ceremony, Photo Session with Ice Queen, Ice Sculpture Contest, Ice Statue Popularity Vote, Closing Ceremony. The Festival held for first time from idea of making snow statues which taken from snow festival at 1935 by elementary school student in Otaru. First festival just contains of six snow statues which made by high school student. Add-in with snow festival in Hokkaido. The festival made lively with contest, gym, dancing and watch movie. In the 1<sup>st</sup> festival, limit height of statues is 7 meter. But at 4<sup>th</sup> festival, limited height eliminated and high school student make a statue with height 15 meter. They need snow in big amount so they ask help to Hokkaido government. Since that time, government always help festival by borrowed the appliances. In 5<sup>th</sup> and 6<sup>th</sup> along with more participant who contribute by give some snow statues, the statue starts arrange</p>
<p>Since 10<sup>th</sup> festival, many tourist from abroad came to see Sapporo Snow Festival. Festival at 1972 held together with run of winter olympiad and introduced in foreign world. Since that time, this festival started become destination of foreign tourist. Since 1974, festival made lively with Snow and Ice Chisel International Contest which join by world chisel artists</p>
<p>Festival at 41<sup>st</sup> and 42<sup>nd</sup> have been held in four location, but it closed ‘cause just few of snow statues and few of tourist</p>
<p>You can get great view of the snow creations is from TV Tower in Odori Park. Many statues will shine and illuminated at night. People not just contribute with make snow statues and ice sculpture, but hundred of them also be a participant in give information for tourist, help visitor which got trouble or difficulty to continue the tour all along the snowy road on wheelchair, and give service as language translator for foreign tourist</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rippleworld.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rippleworld.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rippleworld.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rippleworld.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rippleworld.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rippleworld.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rippleworld.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rippleworld.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rippleworld.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rippleworld.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rippleworld.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rippleworld.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rippleworld.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rippleworld.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=15&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/sapporo-snow-festival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e8af1f1ccab8a381ff0317ee231a749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nisa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Plato, Biography</title>
		<link>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/plato-biography/</link>
		<comments>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/plato-biography/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 12:39:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursaidatunnisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Handwriting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rippleworld.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Plato adalah seorang filsuf Yunani. Terlahir pada tahun 428 SM di Athena, Yunani dengan nama Aristokres. Lahir dari salah satu keluarga plitik dengan ayah yang keturunan raja terakhir Athena dan ibu yang merupakan keturunan peletak dasar hukum Athena  Layaknya anggota keluarga politik berotak cemerlang, Plato pernah menekuni berbagai bidang. Antara lain pernah memenangkan kejuaraan gulat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=13&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Plato adalah seorang filsuf Yunani. Terlahir pada tahun 428 SM di Athena, Yunani dengan nama Aristokres. Lahir dari salah satu keluarga plitik dengan ayah yang keturunan raja terakhir Athena dan ibu yang merupakan keturunan peletak dasar hukum Athena  Layaknya anggota keluarga politik berotak cemerlang, Plato pernah menekuni berbagai bidang. Antara lain pernah memenangkan kejuaraan gulat dalam Pekan Isthimian sehingga ia dikenal sebagai jago gulat dan mendapat julukan Plato namun gagal lolos ke Olimpiade. Ia pun pernah mencoba menjadi penyair tragedi namun gagal membuat para juri terkesan. Kegagalannya nyaris membuat Plato memutuskan untuk hidup sebagai pegawai negeri. Namun pertemuan dengan Socrates mengubah segala pandangan hidupnya. Sejak saat itu selama sembilan tahun berikutnya, ia berguru pada Socrates yang berhasil membuka mata Plato akan kemampuan intelektual yang tak pernah ia sadari.Dua tahun kemudian setelah kaum demokrat memenangkan kembali pengaruh kekuasaan setelah sebelumnya direbut oleh Dewan Tiga Puluh Tiran, Socrates terkena dakwaan melanggar susila dan merusak kaum muda sehingga harus menghadapi hukuman mati.<span id="more-13"></span></p>
<p>Hubungan yang sangat dekat dengan Socrates menempatkan Plato pada posisi berbahaya sehingga ia melarikan diri dari Athena. Selama masa pelarian, Plato berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk berguru. Pada awalnya Plato tinggal bersama Euclides, salah seorang murid Plato dengan logika ngejelimet di Megara selama tiga tahun sebelum kemudian melanjutkan perjalanannya ke Kyrene, Afrika Utara untuk belajar kepada pakar matematika, Theodorus. Ia pun melanjutkan perjalanan ke Mesir sampai ke Sisilia. Saat berada di Sisilia, Plato menjadi teman dekat Dion, saudara ipar Dionysius, penguasa Syracuse, seorang perwira tentara, dan seorang tiran yang berambisi akan kesusastraan. Dion pernah mengajak Plato menemui Dionyius dengan harapan dapat diangkat sebagai filsuf istana. Namun darah bangsawan Athena yang mengalir dalam dirinya membuatnya tidak cocok dengan cara-cara picik yang berlaku di istana Syracuse</p>
<p>Suatu saat, Dionysius dan Plato bertemu untuk mendiskusikan filsafat. Percikan api permusuhan tak dapat dihindari sehingga Plato terpaksa menunjukan cacat pada pemikiran Dionysius dengan berkata bahwa ia berbicara seperti seorang tiran. Ucapannya membuat Dionysius menjadi seorang tiran dan menggiring Plato ke sebuah kapal yang hendak berlayar ke pulau kelahirannya, Aegina, untuk dijadikan budak belian. Sempat muncul ketakutan untuk menghidupi diri dengan bekerja secara fisik karena dirinya yang terlanjur mencap diri sebagai kalangan intelektual. Namun segera saja, teman lama Plato yang kaya, Anniceris, menebusnya dengan harga dua puluh mina dan mengirim kembali Plato ke Athena dengan bekal uang yang cukup banyak untuk mendirikan sekolah sebagai ungkapan kegembiraan bertemu kembali dengan sang filsuf</p>
<p>Pada tahun 386 SM, Plato membeli sebidang tanah di kawasan hutan kecil Akademe yang berjarak satu mil sebelah barat laut Athena dan membuka akademia yang dianggap sebagai universitas pertama. Di tempat itu pulalah, ia berhasil mengumpulkan sekelompok pengikut. Namun sekarang ini, belukar Akademe hanyalah tanah kosong terbengkalai yang penuh dengan graffiti di tempat duduknya. Bekas bangunan akademia maupun rumah Plato sendiri sudah punah</p>
<p>Pada masa ia memiliki akademia, ia menghasilkan karya terbaiknya, Republica, yang memuat ide republik ideal ala Plato. Beberapa ide republik ideal tersebut antara lain, tak akan ada hak kepemilikan maupun perkawinan, anak-anak akan diambil dari ibu mereka begitu mereka dilahirkan dan akan dididik secara komunal sehingga anak-anak itu akan menganggap negara sebagai orang tua mereka dan rekan sebaya dianggap sebagai saudara. Setelah ditempa dua puluh tahun, para “peserta wajib militer” hanya boleh mendengarkan mars militer untuk menanamkan kepercayaan dan kecintaan terhadap Negara. Pemikiran aneh diatas membuat banyak orang mempertanyakan masa kecil Plato sendiri. Selain itu Plato memiliki kerangka pemikiran akan pendidikan yaitu pada usia dua puluh tahun, peserta didik yang tidak menunjukkan kekuatan fisik, keunggulan musik maupun kepandaian intelektual akan diarahkan untuk menjalankan tugas-tugas sepele sebagai abdi masyarakat. Sedangkan para mahasiswa dengan kelebihannya, ditugaskan mempelajari aritmatika, geometri dan astronomi. Bagi mereka yang tidak tahan aritmatika akan ditugaskan ke bidang kemiliteran sehingga hanya tersisa yang terhebat dari yang terhebat. Mereka yang tersisa memiliki kehormatan utnuk mempelajari filsafat sehingga pada saat berusia lima puluh tahun, mereka siap menjalankan pemerintahan. Dengan menjalani hidup komunal dan tidak memilki minat pribadi, niscaya mereka tak bisa disuap</p>
<p>Pemikiran Plato jelas membawa malapetaka dimana akan memunculkan mimpi buruk bernama totalitarisme yang akan mengembangakan dengan segera metode brutal untuk mempertahankan rezim tersebut. Plato kerap kali melakukan atau menggunakan hal-hal yang dilarang, seperti syair dan agama. Meski tampak jelas kelemahan dari fantasi dahsyat Plato, republik ideal ala Plato terbentuk selama satu ilenium pada abad pertengahan dan melahirkan faham komunis dan fasisme</p>
<p>Pada tahun 367 SM, Dion mengabarkan bahwa Dionysisus telah meninggal dan menyarankan agar Plato membentuk Dionysisus Muda yang saat itu menjadi tukang kayu raja karena diwanti oleh ayahnya agar tidak terburu-buru menduduki tahta untuk menjadi filsuf raja karena pikirannya belum dikotori oleh gagasan lain. Plato pun pergi ke Syracuse, Sisilia untuk mengunjungi Dionysius Muda dalam usia 61 tahun. Sejumlah kalangan istana masih ingat terhadap omong kosong Plato saat kunjungannya pertama kali. Dalam beberapa bulan saja, mereka telah menuntut Plato dan Dion sebagai pengkhianat. Menghadapi kemelut itu, Dionysius Muda mengasingkan Dion dan menahan Plato di Syracuse dengan harapan Plato tidak akan membicarakan hal-hal buruk mengenai dirinya seandainya kembali ke Athena</p>
<p>Dengan sedikit rekayasa, Plato pun berhasil melarikan diri dan kembali ke Akademia</p>
<p>Kepergian Plato membuat Dionysius Muda merasa kehilangan karena ia amat menikmati percakapannya mengenai filsafat meski tidak bermaksud menerapkannya dan ia menemeukan figur ayah dalam diri Plato. Sang raja muda terus merengek agar Plato agar kembali ke Syracuse. Ia  bahkan mengirimkan utusan dengan kapal perang tercepat untuk meberitahukan ancamannya bahwa ia akan menyita seluruh barang Dion di Syracuse jika plato tidak datang menengoknya. Plato merasa akan kembali menjadi tahanan Syracuse dimana ia harus menolak makanan ala Italia. Namun ia diselamatkan di kapal yang mengangkutnya oleh seorang pengikut Phytagoras dari Taranto. Dengan bantuan para budak kapal yang mendayung mati-matian karena takut dicambuk, filsuf tua itu kembali ke tempat aman di Athena</p>
<p>Beberapa tahun kemudian, Dion menyerang Syracuse, menggulingkan Dionysius Muda dan mengambil alih kekuasaan. Ia tidak mempraktekan republic Plato melainkan keadilan platonic. Tak berapa lama, Dion digulingkan dan dibunuh oleh salah satu murid Plato. Demikianlah akhir Plato dalam kancah politik</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rippleworld.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rippleworld.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rippleworld.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rippleworld.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rippleworld.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rippleworld.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rippleworld.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rippleworld.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rippleworld.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rippleworld.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rippleworld.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rippleworld.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rippleworld.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rippleworld.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=13&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rippleworld.wordpress.com/2010/03/18/plato-biography/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e8af1f1ccab8a381ff0317ee231a749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nisa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memaknai Hari Pahlawan</title>
		<link>http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/17/memaknai-hari-pahlawan/</link>
		<comments>http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/17/memaknai-hari-pahlawan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 09:26:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursaidatunnisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/17/memaknai-hari-pahlawan/</guid>
		<description><![CDATA[10 November. Tanggal tersebut, 64 tahun yang lalu bukan tanggal biasa. Tanggal itu merupakan satu tonggak penting bagi bangsa dimana peristiwa yang terjadi di Surabaya saat itu menunjukkan nasionalisme dan patriotisme bangsa Indonesia dengan mengabaikan ultimatum Inggris untuk menyerahkan diri atas terbunuhnya Brigadir Jendral Mallaby karena amarah rakyat Indonesia saat mengetahui konspirasi sekutu atas NICA [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=4&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>10 November. Tanggal tersebut, 64 tahun yang lalu bukan tanggal biasa. Tanggal itu merupakan satu tonggak penting bagi bangsa dimana peristiwa yang terjadi di Surabaya saat itu menunjukkan nasionalisme dan patriotisme bangsa Indonesia dengan mengabaikan ultimatum Inggris untuk menyerahkan diri atas terbunuhnya Brigadir Jendral Mallaby karena amarah rakyat Indonesia saat mengetahui konspirasi sekutu atas NICA untuk menguasai kembali Indonesia daripada merelakan kemerdekaan jatuh ‘kembali ke tangan NICA dan menjawab ultimatum tersebut dengan perlawanan besar-besaran. Perlawanan ini terus berlanjut baik dengan senjata maupun dengan negosiasi para pimpinan negeri seperti perjanjian Linggajati di Kuningan, perjanjian di atas kapal Renville, perjanjian Roem-Royen sampai akhirnya Belanda mengakui kedaulatan Indonesia pada Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda pada tahun 1949.Dari fakta sejarah di atas bisa kita simpulkan bahwa ancaman pertama kemerdekaan Indonesia bukan hanya Belanda ingin menguasai kembali, namun sekutu yang dipimpin Amerika memiliki kepentingan tersendiri di Indonesia. Walau hanya berbekal beberapa pucuk senjata api dan selebihnya menggunaka bambu runcing, mereka tidak pernah gentar melawan penjajah. Berkat mereka, kini Indonesia telah bebas penjajahan berkat mereka, para pahlawan yang rela berkorban nyawa hanya demi mempertahankan kedaulatan Indoensia. Sebuah perjuangan yang dihiasi darah dan air mata dikarenakan semangat patriotisme yang membara di dada mereka.<br />
Berikut satu tulisan dari mediaindonesia.com yang cukup menggelitik karena menyindir rasa kepahlawanan kita yang terlanjur tidur lelap.<br />
Kini kita tidak terbiasa untuk berjuang sebab kita mewarisi sebuah negeri yang sudah merdeka. Kita terbiasa hidup dalam kenyamanan kehidupan yang semu. Sejak kita merdeka, memang negara ini tidak pernah membangkitkan semangat. Kita selalu dihantui oleh ketakutan jika berpartisipasi akan menghadapi masalah dari negeri ini. Maka yang terjadi kini adalah sebuah negara tanpa arah dan tanpa semangat. Perhatikanlah setiap anak-anak yang bersekolah. Mereka memang pergi dan pulang, tetapi tidak tahu mengenai apa artinya masa depan. Perhatikan mereka yang bekerja, tanyakan apa yang sedang dikerjakan, pastilah akan menjawab untuk kepentingan dan investasi keluarganya sendiri. Tanyakan pada para birokrat, apa yang sedang mereka lakukan, mereka pasti menjawab bagaimana supaya mereka bisa tetap memperoleh gaji tanpa harus repot-repot.<span id="more-4"></span><br />
Setiap orang di negeri ini memang amat sulit memperoleh napas baru bernama semangat tadi. Bandingkan dengan mereka yang tanpa tedeng aling-aling berjuang, angkat senjata dan menyerahkan nyawanya 10 Nopember 1948 silam. Mereka bersedia menyerahkan apa saja, demi satu tujuan yang membakar semangat mereka, yaitu mempertahankan kemerdekaan negerinya. Sudah saatnyalah elit politik dan pemimpin negeri ini berhenti berbicara mengenai diri dan mereka saja. Sudah saatnya yang dibicarakan adalah bagaimana menyelamatkan negeri ini supaya bisa bertahan. Harus jujur kita akui bahwa fondasi semangat negeri ini sudah sangat rapuh. Yang ada adalah disharmoni, perebutan dan intrik politik serta korupsi. Bangsa ini harus dibangkitkan kembali semangatnya untuk bangkit dan mempertahankan ancaman yang datangnya dari dalam diri kita sendiri.<br />
Negara tanpa pahlawan sama artinya negara tanpa kebanggaan. Jika sebuah negara tak memiliki tokoh yang bisa dibanggakan, negeri itu miskin harga diri. Ia bahkan bisa menjadi bangsa kelas teri. Karena itu, setiap negara mestinya memiliki tokoh yang disebut pahlawan.Pahlawan menjadi penting karena ia memberi inspirasi. Inspirasi untuk selalu memperbaiki kondisi negeri. Inspirasi agar bangsa ini terus bangkit. Dan, bangsa ini sesungguhnya mempunyai amat banyak orang yang memberi inspirasi itu.Persoalannya, apakah kita mampu ‘mengambil’ inspirasi dan kemudian secara terus-menerus mempunyai spirit untuk memperbaiki bangsa ini?<br />
Mungkinkah kita siap berkorban seperti mereka jika kita berada dalam situasi itu? Di jaman sekarang ini, masihkah banyakkah dari kita semua yang sanggup memperjuangkan kepentingan umum (kepentingan bersama) dibanding dengan hanya memperjuangkan kepentingan pribadi masing-masing? Wallahu a’lam, mudah-mudahan saja masih banyak diantara kita yang menyadari betapa mulianya perjuangan pahlawan-pahlawan kita terdahulu.<br />
Bebas dari penjajahan bukan berarti bebas dari perjuangan. Masih banyak yang harus dilakukan oleh kita untuk membangun bangsa ini diatas darah para pahlawan terutama untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa ini karena setiap generasi memiliki persoalan dan tantangan sendiri. Jika dulu mungkin buyut kita memekikkan heroisme dalam mengusir penjajah. Kini kita lihat berbagai masalah yang menggerogoti Indonesia, baik dari dalam maupun dari luar, yang dapat membahayakan kedaulatan Indonesia. Masalah intern kita kini tak lain korupsi, kemiskinan dan kebodohan. Korupsi, satu contoh masalah intern Indonesia yang tidak habis diperbincangkan. Korupsi seperti penyakit kronis yang menjangkiti para petinggi yang berlomba-lomba mengeruk harta karena haus harta dan tega memporakporandakan bangsa sendiri secara tidak langsung.<br />
Jumlah orang miskin di negeri ini rasanya tidak kunjung berkurang, bahkan bertambah yang ada. Padahal konon katanya pemerintah terus berupaya menekan angka kemiskinan<br />
dengan terus melakukan pembangunan di segala bidang. Jika kemiskinan tidak kunjung menurun, tentu rencana keberhasilan pembangunan tersebut harus dipertanyakan</p>
<p>Problem terberat bangsa saat ini yaitu rasa ketidakpercayaan diri. Tanpa rasa percaya diri, kita tidak akan mampu menghasilkan produk-produk unggul dan bersaing di era global. Tanpa kebanggaan akan bangsa sendiri, mungkin saja kita terinjak-injak di era persaingan karena hanya jalan di tempat, tidak kunjung maju</p>
<p>Mungkin contoh masalah ekstern Indonesia yaitu heboh pengklaiman Tari Pendet oleh Malaysia. Itu adalah bukti bahwa kita sering luput menjaga dan melestarikan kebudayaan sendiri. Kalau sudah ada pengklaiman, baru heboh untuk mempetahankannya. Bukan sekali terjadi hal seperti ini. Reog Ponorogo dan Angklung adalah satu dari sekian budaya kita yang pernah diklaim bangsa lain<br />
Memperingati hari pahlawan merupakan satu momen tepat bagi kita untuk evaluasi ulang pemahaman kita akan arti pahlawan. Jika tidak, ia hanya akan menjadi seremoni hampa makna, tak membuat perubahan apa pun bagi negara. Negara seperti dibiarkan berjalan menuju bibir jurang<br />
Setiap orang harus berjuang untuk menjadi pahlawan. Karena itu, hari pahlawan tidak hanya pada 10 November, tetapi berlangsung setiap hari dalam hidup kita. Setiap hari kita berjuang paling tidak menjadi pahlawan untuk diri kita sendiri dan keluarga. Artinya, kita menjadi warga yang baik dan meningkatkan prestasi dalam kehidupan masing-masing. Mahasiswa Universitas Trisakti yang tewas ditembak dalam perjuangan reformasi sewindu lalu adalah pahlawan, meskipun negara belum menobatkan mereka sebagai pahlawan.<br />
Memang tidak mudah untuk menjadi pahlawan. Mungkin lebih mudah bagi kita menjadi pahlawan bakiak, yaitu suami yang patuh (takut) kepada istrinya. Atau menjadi pahlawan kesiangan, yakni orang yang baru mau bekerja (berjuang) setelah peperangan (masa sulit) berakhir atau orang yang ketika masa perjuangan tidak melakukan apa-apa, tetapi setelah peperangan selesai menyatakan diri pejuang.<br />
Persepsi pahlawan bagi diri saya pribadi yaitu orang yang rela dan ikhlas memikul peran kecil –mungkin hina menurut pendapat segelintir orang- dan tak berharga untuk mengangkat kita menjadi orang besar atau untuk mencapai suatu tujuan besar, memperjuangkan dengan sungguh2 dan ikhlas apa yang dianggapnya benar untuk kebaikan banyak orang tanpa melukai orang lain serta tanpa mengejar imbalan yang berlebihan.. Kita sering luput akan kehadiran ‘pahlawan’ di sekitar kita. Seharusnya hari pahlawan dijadikan sebagai refleksi diri atas pengorbanan yang telah dilakukan para pahlawan demi kita dan bangsa ini juga untuk membuat kita semakin menghargai pahlawan di sekitar kita</p>
<p>Rasanya semakin lama, Hari Pahlawan nyaris terlupakan walau kita selalu memperingatinya setiap tahun. Kita makin tidak menghayati makna hari pahlawan. Peringatan tersebut kini cenderung bersifat seremonial. Tugas kita saat ini adalah memberi makna baru kepahlawanan dan mengisi kemerdekaan sesuai dengan perkembangan zaman. Saat memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan, rakyat telah mengorbankan nyawanya. Kita wajib menundukkan kepala untuk mengenang jasa-jasa mereka. Tanggal 10 November nanti kita akan merayakan Hari Pahlawan untuk mengenang jasa para pejuang pada masa silam. Kita bertanya pada diri sendiri apakah kita rela mengorbankan diri untuk mengembangkan diri dalam bidang kita masing-masing dan mencetak prestasi dengan cara yang adil, pantas dan wajar. Itulah pahlawan sekarang. (*)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rippleworld.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rippleworld.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rippleworld.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rippleworld.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rippleworld.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rippleworld.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rippleworld.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rippleworld.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rippleworld.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rippleworld.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rippleworld.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rippleworld.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rippleworld.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rippleworld.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=4&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/17/memaknai-hari-pahlawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e8af1f1ccab8a381ff0317ee231a749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nisa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pluto &amp; Sedna</title>
		<link>http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/17/pluto-sedna/</link>
		<comments>http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/17/pluto-sedna/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 09:56:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursaidatunnisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal]]></category>
		<category><![CDATA[Planet]]></category>
		<category><![CDATA[Pluto]]></category>
		<category><![CDATA[Sedna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rippleworld.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Dulu, anggota galaksi bimasakti versi lama yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto. Tapi tahun belakangan ini, mulai terjadi perdebatan tentang kedudukan Pluto sebagai planet. Hingga Sidang Umum Himpunan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) ke-26 di Praha, Republik Ceko, yang berakhir pada 25 Agustus menghasilkan keputusan bersejarah dalam dunia astronomi dengan mengeluarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=5&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu, anggota galaksi bimasakti versi lama yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, Pluto. Tapi tahun belakangan ini, mulai terjadi perdebatan tentang kedudukan Pluto sebagai planet. Hingga Sidang Umum Himpunan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) ke-26 di Praha, Republik Ceko, yang berakhir pada 25 Agustus menghasilkan keputusan bersejarah dalam dunia astronomi dengan mengeluarkan Pluto dari daftar planet-planet di Tata Surya. Hal ini disebabkan Pluto tidak memenuhi salah satu dari tiga syarat untuk bisa disebut planet yang ditetapkan dalam resolusi sidang tersebut. Definisi planet yakni mengorbit Matahari, berukuran cukup besar sehingga mampu mempertahankan bentuk bulat dan memiliki jalur orbit yang jelas dan bersih (tidak ada benda langit lain di orbit tersebut). Melihat definisi tersebut, Pluto tidak memenuhi syarat ketiga. Orbit Pluto memotong orbit Planet Neptunus sehingga dalam perjalanannya mengelilingi matahari, Pluto kadang berada lebih dekat dengan matahari dibandingkan dengan Neptunus. Pluto lalu masuk dalam keluarga planet kerdil (dwarf planet). Keluarga ini beranggotakan Pluto dan benda-benda angkasa lain yang mirip Pluto termasuk asteroid Ceres dan Charon</p>
<p><span id="more-5"></span></p>
<p>Menurut Direktur Observatorium Boscha, Taufiq Hidayat, keputusan tersebut sebagai puncak perdebatan ilmiah sejak awal 1990-an yang dipicu berbagai penemuan baru yang menimbulkan keraguan apakah Pluto masih layak disebut planet atau tidak. Menurut para astronom, karasteritik Pluto berbeda dengan planet lainnya. Bahkan komposisi kimianya lebih mirip dengan komet daripada planet.</p>
<p>Selain itu, perkembangan teleskop membawa pada penemuan berbagai benda langit yang masuk dalam kelompok Obyek Sabuk Kuiper (Kuiper Belt Object/KBO). Sabuk Kuiper adalah sebutan untuk wilayah di luar orbit planet Neptunus hingga jarak 50 satuan astronomi (1 satuan astronomi = jarak rata-rata Matahari-Bumi, yakni sekitar 149,6 juta km) dari Matahari. Beberapa KBO sangat menarik perhatian karena berukuran sama atau bahkan lebih besar dari diameter Pluto. Beberapa dari mereka memiliki satelit. Objek tersebut antara lain Quaoar, Sedna dan Xena (2003 UB313). Melihat bahwa objek yang lebih besar dari Pluto saja tidak termasuk planet, terjadilah perdebatan untuk menentukan pilihan. Pilihannya adalah memasukan Ceres, Charon dan Xena sehingga jumlah planet menjadi 12, atau mengeluarkan Pluto. Akhirnya pilihan kedua yang disepakati. Kesepakatan ini tidak dicapai dengan mudah. Keputusan itu akhirnya dicapai dengan voting setelah didahului terjadi perdebatan yang sangat sengit di kalangan astronom</p>
<p>Keputusan melepas status Pluto sebagai planet mengejutkan banyak pihak dan menuai berbagai kontroversi. Orang yang paling terpukul dengan keputusan ini adalah Patricia Tombaugh, janda Clyde Tombaugh, ilmuwan yang menemukan Pluto pada 18 Februari 1930. Beberapa pihak memprediksi debat mengenai Pluto tidak akan berakhir di sini. Alan Stern, ketua misi pesawat luar angkas NASA, New Horizon yang diluncurkan ke Pluto, Januari 2006 mengaku mereasa “malu” terhadap keputusan itu. Walau begitu, misi senilai 700 juta dollar AS dan baru tiba pada tahun 2015 tetap akan dilanjutkan</p>
<p>Reaksi emosional dari kalangan astronom mengenai Pluto disebabkan mereka memiliki kesan tersendiri terhadap Pluto sebagai planet terkecil dan terakhir ditemukan. Pluto memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya bentuk orbit yang sangat lonjong dan tidak sejajar dengan orbit planet lainnya. Selain itu, keputusan pencabutan Pluto sebagai planet membawa konsekuensi perubahan seluruh buku pelajaran, kamus astronomi, buku pintar dan ensiklopedia di dunia yang terlanjur mencantumkan Pluto sebagai planet ke-9</p>
<p>SEDNA</p>
<p>Para astronom yang terdiri dari Mike Brown (Caltech), Chad Trujillo (observatorium Gemini) dan David Rabinowitz (Universitas Yale) dengan mennggunakan teleskop Samuel Oschin di observatorium Palomar, San Diego telah berhasil menemukan planet kesepuluh yang di beri nama 2003 VB12 atau lebih dikenal dengan Sedna. Temuan ini terjadi pada 14 November 2003. Hingga kini, bebrapa astronom masih memperdebatkan apakah Sedna merupakan suatu planet atau asteroid atau komet dengan mempertimbangkan ukuran dan orbitnya dan definisi planet itu sendiri. Sedna dipertimbangkan sebagai planet karena orbitnya yang mengelilingi matahari dan memiliki kemungkingan berukuran lebih besar dari Pluto. Saat ini Sedna termasuk anggota KBO</p>
<p>Dengan menggunakan teleskop Spitzer Space, diketahui Sedna berada di awan Oort. Tepatnya tiga kali jarak pluto dan matahari yaitu sekitar 17 miliar km. Jauhnya jarak dari matahari menyebabkan permukaan Sedna bersuhu -240°C. Diameter Sedna sedikit lebih besar dari diameter Pluto yaitu 1.180-2.360 km. Untuk dapat melihat Sedna, dibutuhkan teropng dengan diameter dan panjang fokus yang besar serta CCD beresolusi tinggi. Posisi Sedna berada di barat daya dekat planet Mars dan Venus</p>
<p>Walau terdapat perbedaan anggapan terhadap Sedna, astronom sepakat bahwa Sedna adalah anggota tata surya kita. Hal tersebut ditunjukan dari orbitnya yang mengelilingi matahari dan jaraknya yang relatif lebih dekat dibandingkan jarak bintang terdekat yaitu Alpha Century (41,6 triliun km)</p>
<p>Ketidakseragaman definisi planet menimbulkan perdebatan apakah Sedna termasuk planet atau bukan? Seharusnya ada ketetapan definisi planet secara universal agar tidak terjadi perbedaan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rippleworld.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rippleworld.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rippleworld.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rippleworld.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rippleworld.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rippleworld.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rippleworld.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rippleworld.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rippleworld.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rippleworld.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rippleworld.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rippleworld.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rippleworld.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rippleworld.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=5&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/17/pluto-sedna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e8af1f1ccab8a381ff0317ee231a749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nisa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/12/hello-world/</link>
		<comments>http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/12/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 11:15:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nursaidatunnisa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=1&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rippleworld.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rippleworld.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rippleworld.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rippleworld.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rippleworld.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rippleworld.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rippleworld.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rippleworld.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rippleworld.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rippleworld.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rippleworld.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rippleworld.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rippleworld.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rippleworld.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rippleworld.wordpress.com&amp;blog=9899334&amp;post=1&amp;subd=rippleworld&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rippleworld.wordpress.com/2009/10/12/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2e8af1f1ccab8a381ff0317ee231a749?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nisa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
